2023, Saya Bilang Sudah Cukup. Saya Tidak Mau Balik ke Property Lagi.

3 Tahun yang Saya Habiskan untuk menepi dari Property, Sebelum Akhirnya Kembali, I'tikaf yang Menguatkan

endra

8/26/20262 min read

(Opsi judul lain: "3 Tahun yang Saya Habiskan untuk Lari dari Property, Sebelum Akhirnya Kembali" / "I'tikaf yang Mengubah Arah Bisnis Saya")

Ada satu hal yang jarang saya ceritakan: pernah ada masa saya benar-benar ingin berhenti dari dunia property.

Ini setelah proyek ketiga saya. Tantangannya bukan main. Saya tidak akan masuk ke detailnya di sini — tapi cukup berat sampai saya bilang ke diri sendiri, "sudah cukup, saya tidak mau balik lagi ke property."

Saya Tidak Berhenti. Saya Menghindar.

Yang saya lakukan setelah itu sebenarnya bukan berhenti kerja — saya cuma pindah arah, mungkin karena tidak sanggup menghadapi apa yang ada di depan.

Saya menyibukkan diri membangun bisnis baru: Belofte Digital Agency, fokus bantu UMKM di social media management dan paid advertising. Saya juga bikin event content creator for kids, jalankan pelatihan dan webinar digital marketing. Semua ini beneran jalan, bukan sekadar pelarian setengah hati — tapi kalau saya jujur ke diri sendiri sekarang, ini juga cara saya menjauh dari sesuatu yang saya belum siap hadapi lagi.

Ramadhan 2024, Titik Baliknya

Sekitar setahun kemudian, saat i'tikaf di Ramadhan 2024, saya mengambil keputusan yang sama sekali tidak saya rencanakan: kembali ke property.

Bukan keputusan yang saya pikirkan pakai kalkulasi bisnis. Itu keputusan yang datang di ruang yang paling sunyi, waktu saya cuma fokus ke Allah, tanpa distraksi bisnis atau target omset.

Dari situ saya mendirikan Property Muda — bukan sekadar ganti nama, tapi cara saya memulai ulang dengan cara pandang yang berbeda dari sebelumnya.

Belajar Lagi dari Nol, di Usia yang Tidak Lagi Muda

Saya sadar saya tidak bisa langsung lompat lagi ke lapangan tanpa memperbarui apa yang saya tahu. Jadi saya jalan ke Jakarta, Solo, dan Jogja — belajar lagi, dari orang-orang yang lebih dulu dan lebih jauh di jalur developer mandiri.

Sepanjang 2025, saya mulai jualan lagi dan menerima peran sebagai konsultan, membantu developer lain di sisi marketing. Ini fase yang sengaja saya jalani pelan — bukan langsung mengembangkan proyek sendiri lagi, tapi memastikan saya benar-benar siap sebelum melangkah ke sana.

2026: Kembali Develop, dengan Cara yang Berbeda

Sekarang, di 2026, saya fokus kembali ke property mandiri — kali ini benar-benar develop proyek sendiri lagi. Bismillah.

Bedanya dengan saya yang dulu: kali ini saya bukan kembali karena lupa betapa beratnya, tapi karena saya sudah pernah pergi, belajar ulang, dan memilih untuk kembali dengan mata terbuka.

Kalau kamu sedang di titik ingin menyerah dari sesuatu yang dulu kamu perjuangkan — saya tidak akan bilang "jangan menyerah" begitu saja. Kadang menjauh dulu itu perlu. Yang penting, jangan menjauh selamanya tanpa pernah benar-benar memutuskan untuk kembali atau tidak.

IG: @endrapromuda | #devpromandiri